T-test untuk sampel dependen
T-test ini dilakukan jika ada variabel yang satu salilng berkaitan (dependen) yaitu setiap satu sampel dikenai dua perlakuan. Peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan berat bayi yang baru lahir dengan berat bayi setelah diberi pemijatan
Langkah Pengujian
1.Definisikkkan variabel lalu masukan data ke SPSS

3. Masukkan berat awal dan hasil berat akhir

2. Analysis Compare MeansPaired Sample T-test

3. Masukkan variabel awal dan akhir bersama-sama

4. Klik OK

UJI HIPOTESIS
a.H0, tidak ada perbedaan berat badan bayi yang baru lahir dengan setelah dipijat
H1, ada perbedaan berat badan bayi yang baru lahir dengan yang setelah dipijat
b.α=0.05
c. Daereh kritis uji, P=0.010
d. Statistik Uji, P=0.010
e. Kesimpulan, karena P <0.05 maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara berat badan bayi yang baru lahir dengan setelah dipijat
T-test ini dilakukan jika ada variabel yang satu salilng berkaitan (dependen) yaitu setiap satu sampel dikenai dua perlakuan. Peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan berat bayi yang baru lahir dengan berat bayi setelah diberi pemijatan
Langkah Pengujian
1.Definisikkkan variabel lalu masukan data ke SPSS
3. Masukkan berat awal dan hasil berat akhir
2. Analysis Compare MeansPaired Sample T-test
3. Masukkan variabel awal dan akhir bersama-sama
4. Klik OK
UJI HIPOTESIS
a.H0, tidak ada perbedaan berat badan bayi yang baru lahir dengan setelah dipijat
H1, ada perbedaan berat badan bayi yang baru lahir dengan yang setelah dipijat
b.α=0.05
c. Daereh kritis uji, P=0.010
d. Statistik Uji, P=0.010
e. Kesimpulan, karena P <0.05 maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara berat badan bayi yang baru lahir dengan setelah dipijat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar